Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Sejarah pencak silat , seni bela diri asli Nusantara

Gambar
• Pencak silat adalah seni bela diri asli bangsa Indonesia dan merupakan pengembangan dari cara bertarung suku-suku asli Nusantara yang meniru gerakan binatang seperti harimau, kera, ular, hingga burung elang. Mereka menciptakan aneka gerakan seperti binatang untuk melindungi dan mempertahankan kehidupannya dari tantangan alam. • Seni bela diri ini awalnya terinspirasi dari keterampilan suku asli tanah air ketika berburu dan perang menggunakan senjata seperti parang, perisai, dan tombak. Dilansir dari e-jurnal Pendidikan Sejarah Avatara Universitas Negeri Surabaya, sejarah awal munculnya pencak silat tidak terdeteksi secara jelas, namun diyakini pencak silat sudah ada sejak lama.Temuan ini didasari pada artefak senjata dari zaman Hindu Buddha yang penuh dengan pahatan dan relief bergambar kuda-kuda seperti di Candi Prambanan dan Borobudur. •Berdasarkan catatan tertulis, pencak silat mulai berkembang secara pesat di nusantara pada abad ke-14 ketika Kerajaan Islam mulai berjaya. Seni bel...

Sejarah IPSI ( ikatan pencak silat Indonesia)

Gambar
•Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) adalah organisasi induk resmi untuk olahraga pencak silat di Indonesia. IPSI didirikan pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta, Jawa Tengah, sebagai wadah utama bagi seluruh jajaran pencak silat di Indonesia. •Upaya untuk mempersatukan pencak silat telah dimulai sejak masa penjajahan Belanda. Pada tahun 1922, didirikan Perhimpunan Pencak Silat Indonesia di Segalaherang, Subang, Jawa Barat, dengan tujuan menggabungkan berbagai aliran pencak silat Jawa Barat yang tersebar di seluruh nusantara. Pada masa pendudukan Jepang, upaya serupa juga dilakukan di Yogyakarta dengan berdirinya organisasi bernama GaPema (Gabungan Pencak Mataram) pada tahun 1943. •IPSI tidak terbentuk begitu saja, namun sempat muncul pro dan kontra karena saat itu sudah banyak perguruan silat yang berdiri di berbagai daerah. Masih berdasarkan e-jurnal Universitas Negeri Surabaya, masing-masing perguruan masih memiliki ego untuk mempertahankan kelompok mereka.Karena keberadaan wadah p...